Senin, 30 April 2012

fakta dan mitos tentang jerawat

Makan cokelat dan minum soda picu jerawat
"Kontroversi diet terhadap jerawat terus berlanjut," terang Amy Derick, MD, FAAD, seorang dermatolog dari Great Barrington, Illinois."Ide bahwa cokelat dan kafein menyebabkan jerawat belum pernah benar-benar terbukti," tutur Derick, seperti dikutip situs webmd.com. Beberapa studi, terang dia, telah menunjukkan bahwa produk susu kemungkinan memengaruhi jerawat, karena adanya hormon dan bakteri dalam susu."Tapi datanya tidak kuat. Dan saya tidak menganjurkan seorang perempuan berusia 30 untuk mengurangi asupan susu yang sangat diperlukan untuk kesehatan tulang," tegas Derick.

Stres picu jerawat
Mitos ini kemungkinan mempunyai beberapa fakta di kehidupan sebenarnya, tapi masih sulit untuk diukur secara pasti."Beberapa studi menemukan bahwa mahasiswa mengalami peningkatan jumlah jerawat selama mengikuti ujian akhir, tapi belum bisa dipastikan adanya hubungan sebab-akibat," terang Derick. Tidak semua mahasiswa mengalami penambahan jerawat selama menghadapi masa-masa yang penuh tekanan."Jadi, stres kemungkinan berperan. Tapi, kami belum melihat ada studi yang menunjukkan bahwa stres bisa memperburuk jerawat."

Jangan pakai sunscreen karena akan memperparah jerawat
Yang perlu Anda lakukan adalah memilih sunscreen yang tepat. Zat kimia dalam sunscreen, seperti Helioplex, menyebarkan sinar UV melalui rekasi kimia, sehingga bisa menimbulkan bulatan-bulatan akibat panas. Jika Anda rentan berjerawat, gunakan sunscreen fisik seperti zinc oxide.

Jerawat muncul karena kurang cuci muka
"Studi-studi pada remaja menunjukkan bahwa mencuci muka dua kali sehari lebih efektif dibandingkan hanya sekali, tapi tidak perlu lebih dari dua kali karena justru mengeringkan kulit," terang Derick. Produk pembersih (cleanser), terang dia, hanya bertahan di kulit selama lima detik.

Jerawat hanyalah masalah kecantikan semata
Jerawat memengaruhi perasaan Anda terhadap diri sendiri. Selain itu, jika tidak ditangani dengan benar, jerawat bisa meninggalkan bekas luka permanen.

Anda hanya perlu menunggu dan jerawat akan hilang dengan sendirinya. Sekarang ini, Anda bisa memilih berbagai pengobatan jerawat yang tersedia. Dermatolog bisa membantu Anda memilih perawatan yang tepat. Anda bisa membersihkan jerawat dengan menggosok. Menggosok merupakan hal terburuk yang bisa Anda lakukan."Menekan dan menggosok kulit akan meninggalkan bekas luka," terang Derick."
1. Jerawat Hanya Terjadi Pada Remaja
Fakta:
Semua orang dalam usia berapapun dapat mengalami masalah jerawat. Bahkan, para pasien ahli kecantikan sering mengeluhkan masalah jerawat dalam rentang usia 20 hingga 50 tahun.
2. Masalah Jerawat Akan Hilang Dengan Sendirinya
Fakta:
Masalah jerawat dapat terjadi dalam waktu bertahun-tahun, walaupun tidak seumur hidup. Jika Anda membiarkan masalah jerawat tanpa bantuan obat oles, jerawat dapat semakin parah dan menimbulkan bekas. Jerawat biasanya akan mereda jika diobati dengan obat oles. Tetapi jika cara tersebut tak bekerja, biasanya dokter kulit akan menyarankan obat yang ditelan untuk mengontrol jerawat yang timbul.
3. Kulit Kotor Sebabkan Jerawat
Fakta:
Masalah jerawat adalah masalah yang rumit, terutama mengenai kondisi kulit. Kulit yang kotor tak selamanya menimbulkan jerawat, tetapi ada tipe bakteri bernama Propionibacteria acnes yang dapat membuat jerawat yang muncul semakin parah dan meradang. Kulit berminyak akibat sebum juga tidak menjadi penyebab jerawat, minyak alami pada hidung adalah penyebab komedo.
4. Sering Mencuci Wajah Kurangi Jerawat
Fakta:
Karena jerawat tidak disebabkan wajah yang kotor atau minyak, maka mencuci wajah yang terlalu sering tidak akan mengatasi masalah jerawat. Tetapi beberapa pencuci wajah yang mengandung benzoyl peroxide, salicylic acid dan belerang (sulfur) dapat membantu mengempeskan jerawat. Ingat, mencuci wajah terlalu sering justru dapat membuat jerawat semakin meradang.
5. Memencet Jerawat Adalah Cara Terbaik
Fakta:
Memencet jerawat hanya akan membuat bagian atas permukaan kulit rusak dan meninggalkan bekas luka, bahkan bekas luka permanen. Jangan sentuh area yang sedang mengalami jerawat. Cara terbaik adalah mencuci wajah pada pagi dan malam hari, tepuk-tepuk dengan handuk lembut, lalu oleskan krim jerawat yang mengandung benzoyl peroxide atau salicylic acid.
6. Saat Berjerawat, Kita Tidak Bisa Memakai Makeup
Fakta:
Hal ini tidak sepenuhnya benar, karena pada saat Anda berjerawat, Anda masih tetap dapat memakai berbagai produk kosmetik. Pastikan bahwa kosmetik yang Anda pakai adalah noncomedogenic. Kosmetik noncomedogenic berarti memiliki bahan yang tidak akan menyumbat pori-pori. Pakai terlebih dahulu obat jerawat sebelum memakai makeup.
7. Uap Panas Bantu Kempeskan Jerawat
Fakta:
Beberapa penelitian yang dilakukan, salah satunya yang dilakukan di India menyebutkan bahwa jerawat akan semakin parah saat udara panas. Panas dan keringat dapat membuat jerawat semakin parah. Tunda dulu agenda sauna dan pastikan kulit Anda tetap berada pada suhu dingin, hindari panas.
8. Berjemur Bisa Hilangkan Jerawat
Fakta:
Mitos ini sudah pernah kami bahas sebelumnya dalam artikel Mitos Seputar Jerawat. Beberapa terapi jerawat memakai sinar hangat untuk meredakan jerawat, tetapi tidak dengan berjemur langsung di bawah terpaan sinar matahari. Terpaan sinar UV justru dapat meningkatkan risiko kulit menghitam, kusam bahkan kanker kulit. Lupakan metode ini! Jika Anda ingin melakukan terapi blue light, photodynamic therapy atau laser VBEAM untuk mengatasi jerawat, lakukan perawatan itu pada dermatology terpercaya.